Sunnah Is The Best
Sedikit sesuai sunnah lebih baik daripada banyak tetapi bid'ah
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Links

Blog Archive

  • ▼ 2011 (2)
    • ▼ Maret (1)
      • Orang Yang Marah Bila Ditimpa TAKDIR Yang Tidak Me...
    • ► Februari (1)
  • ► 2010 (21)
    • ► Maret (21)

About Me

Foto Saya
Akh Ahmad
Lihat profil lengkapku

Labels

  • Adab Islami (4)
  • Aqidah (5)
  • Biografi Ulama (3)
  • Doa dan Dzikir (2)
  • Islamic Centre Bin Baz (1)
  • Kisah (1)
  • Nasehat (2)
  • Ponpes Ibnu Abbas Sragen (1)
  • Ponpes Imam Bukhori (1)
  • PP Al-I’tisham Wonosari (1)
  • STIKESMadani (1)
  • Wasiat Nabi (1)

My Blog List

  • Tips & Tricks
    Step and Repeat Banners Continue to Redefine Event Visuals and Brand Engagement
    2 bulan yang lalu
  • AlFanarKu
    ISIS dan Diplomasi Kemanusiaan RI
    10 tahun yang lalu
  • Miss ......
    Berkaitan tentang hadits "punuk onta"...
    14 tahun yang lalu
  • Blog Andeskum
    Nasehat
    15 tahun yang lalu
  • Cahaya Sunnah
    Valentine Day.....
    15 tahun yang lalu

Pages

  • Beranda

Sample Text

Diberdayakan oleh Blogger.

Sample Links

Sample Links

Ads 468x60px

Followers

About Me

Foto Saya
Akh Ahmad
Lihat profil lengkapku

Label

  • Adab Islami (4)
  • Aqidah (5)
  • Biografi Ulama (3)
  • Doa dan Dzikir (2)
  • Islamic Centre Bin Baz (1)
  • Kisah (1)
  • Nasehat (2)
  • Ponpes Ibnu Abbas Sragen (1)
  • Ponpes Imam Bukhori (1)
  • PP Al-I’tisham Wonosari (1)
  • STIKESMadani (1)
  • Wasiat Nabi (1)

Blog Archive

  • ▼  2011 (2)
    • ▼  Maret (1)
      • Orang Yang Marah Bila Ditimpa TAKDIR Yang Tidak Me...
    • ►  Februari (1)
  • ►  2010 (21)
    • ►  Maret (21)

Live Radio Sunnah

  • Beranda

Featured Posts

Featured

Orang Yang Marah Bila Ditimpa TAKDIR Yang Tidak Menyenangkan
Author: Akh Ahmad
•Rabu, Maret 02, 2011
 1. Orang Yang Marah Bila Ditimpa Musibah

Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin Rohimahulloh


Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin ditanya : "Tentang orang yang marah-marah apabila ditimpa suatu musibah ?"

Jawaban.
Manusia terbagi menjadi empat tingkatan dalam menghadapi musibah.

Tingkatan Pertama : Marah-Marah
Ini terbagi kepada beberapa macam:

[1] Terjadi di dalam hati, misalnya jengkel terhadap Rabb-nya karena taqdir buruk menimpanya. Ini haram hukumnya, terkadang bisa menjerumuskan kepada kekufuran. Allah Ta'ala berfirman. :

"Artinya : Di antara manusia ada yang menyembah Allah dengan berada di tepi, maka jika memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keaadaan itu, dan jika ditimpa suatu bencana berbaliklah ia ke belakang. Ia rugi dunia dan akhirrat" [Al-Hajj : 11]

[2] Dengan lidah, misalnya meminta celaka dan binasa dan yang semisal itu. Ini juga haram.

[3] Dengan anggota tubuh seperti menampar pipi, merobek saku, menjambak rambut dan semisalnya. Semua ini haram karena bertentangan dengan sabar yang merupakan kewajiban.


Tingkatan Kedua : Bersabar
Aqidah | komentar (0)
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Subsribe RSS Sunnah Is The Best © Design by Template Lite
Converted to Blogger template by Falcon Hive.com

This Template is Brought to you by : AllBlogTools.com blogger templates